Keutungan Budidaya Ayam Joper, Balik Modal Dalam Waktu Relatif Singkat

Ayam joper atau jowo super adalah hasil perkawinan silang antara ayam kampung jantan dengan ayam betina petelur. Jadi meskipun namanya jowo super ayam ini sama sekali berbeda dengan ayam kampung. Dewasa ini budidaya ayam kampung telah menjamur di kalangan masyarakat karena terbukti menghasilkan keuntungan yang besar dengan tempo yang singkat. Akan tetapi untuk menghasilkan keuntungan budidaya ayam joper yang maksimal perlu mempersiapkan dan memperhatikan tata cara berikut ini :

Keutungan Budidaya Ayam Joper, Balik Modal Dalam Waktu Relatif Singkat


1.  Kandang dan Peralatan
Kandang yang dibutuhkan untuk memfasilitasi budidaya ayam joper adalah berbeda-beda sesuai dengan umur anak ayam. Untuk masa pertumbuhan, ayam joper berjumlah 100 ekor hanya membutuhkan kandang ukuran kira-kira 1 meter persegi. Setelah ayam tumbuh semakin besar bisa dipindah ke kandang yang lebih luas. Sebagai referensi, untuk 1 meter persegi kandang dapat menampung  ayam umur 2 bulan sebanyak 9-10 ekor ayam joper. Detail lengkapnya adalah sebagai berikut :

  • ·        Umur 1-2 minggu per meter persegi dapat menampung 50 ekor
  • ·        Umur 3-4 minggu per meter persegi dapat menampung 25 ekor
  • ·        Umur 4-6 minggu per meter persegi dapat menampung 15 ekor
  • ·        Umur 7-8 minggu per meter persegi dapat menampung 10 ekor
  • ·        Umur 9 minggu per meter persegi dapat menampung 6 ekor
Sedangkan untuk lantai kandang, pada masa breeding bisa menggunakan sekam dicampur dengan pasir untuk menyerap dan meminimalisir bau kotoran. Kemudian untuk fase pembesaran dan finishing tentu membutuhkan sekam plus pasir yang lebih tebal.

Sedangkan peralatan yang dibutuhkan dalam pembudidayaan ayam joper adalah pemanas(brooder), tempat pakan dan tempat minum, sekat ayam dari seng dan lampu penerangan. Jumlah ayam 100-300 ekor membututhkan lampu bohlam ukuran 60-100 watt. Sedangkan kalau lebih dari itu bisa menggunakan pemanas LPG yang lebih bagus dan murah daripada lampu bohlam.

Untuk tempat makanan usahakan berjumlah banyak dengan ukuran yang kecil. Agar ayam mendapatkan makanan secara merata, begitu juga dengan wadah minum.

2. Bibit yang Tepat

Keutungan Budidaya Ayam Joper, Balik Modal Dalam Waktu Relatif Singkat

Hal ini sangat krusial untuk menghasilkan keuntungan budidaya ayam joper yang maksimal. Karena bibit ayam sangat berpengaruh sebanyak 40% terhadap kesuksesan budidaya ayam joper. Sebagai peternak, selain mempunyai skill yang mumpuni juga harus pintar-pintar memilih bibit ayam joper. Karena dengan bibit yang kurang oke akan dipastikan usaha anda akan banyak merugi.

3. Pemilihan Pakan Ayam
Umumnya pakan ayam joper sama dengan ayam broiler. Karena ayam ini juga memiliki fase permulaan, pembesaran dan fase finisher. Dari ketiga fase ini membutuhkan kadar nutrisi yang berbeda pula sesuai dengan kebutuhan.

Sebagai bahan referensi, ayam joper 100 ekor dari umur 1-60 hari membutuhkan pakan sampai 2 kwintal atau 4 karung pakan.

Keutungan Budidaya Ayam Joper, Balik Modal Dalam Waktu Relatif Singkat

Pemberian makan sebaiknya dalam sehari sebanyak 3 kali. Jumlah pakan yang diberikan harus sedikit demi sedikit untuk menghindari tercecernya pakan yang bisa bercampur dengan kotoran ayam. Sedangkan untuk air minum bisa ditambahkan dengan vitamin untuk meningkatkan pertumbuhan ayam joper lebih maksimal.

4. Persiapan DOC Pertama Kali
Yang harus anda lakukan ketika DOC ayam joper akan datang adalah mempersiapkan kandang dan peralatan. Pemanas harus sudah dihidupkan dan wadah makan dan minum sudah siap. Kemudian yang harus disiapkan lagi adalah air gula merah yang nanti akan diminumkan kepada ayam pertama kali setelah melalui perjalanan yang lama. Ini berguna untuk memberikan daya tahan kepada anak ayam joper. Air gula merah cukup diberikan sekali saja dan jarak 1 jam setelahnya bisa diberikan pakan dan minum.

Ada baiknya juga menyeleksi bibit-bibit ayam joper yang baru datang. Pisahkan antara ayam yang terlihat sakit dan pincang dengan yang sehat agar lebih mudah melakukan perawatan selanjutnya.

5. Vaksinasi
Vaksinasi sangat perlu diberikan kepada ayam joper yang berfungsi untuk  meningkat kesehatan dan daya tahan terhadap penyakit. Jenis penyakit yang biasa menyerang ayam joper adalah ND dan Gumboro. Vaksinasi ini nantinya bisa diberikan sebanyak 2 kali dalam masa pemeliharaan yaitu pada umur 4 hari dan umur 21 hari.

6. Masa Brooding
Masa ini adalah masa dimana ayam joper masih berumur 1-10 hari. Pada umur ini ayam sangat riskan mengalami sakit atau bahkan mati. Maka dari itu harus dimanjakan agar fase selanjutnya tidak lambat pertumbuhannya atau bahkan mengalami kematian. Karena baik tidaknya tumbuh kembang ayam jawa super ditentikan pada masa ini.
Pada masa ini yang harus diperhatikan adalah pemanas. Pemanas harus cukup agar keberlangsungan hidup ayam sehat dan tidak mengalami pertumbuhan yang lambat pada fase selanjutnya. Ayam joper 300 ekor hanya membutuhkan satu bohlam ukuran 100 watt, sedangkan kalau lebih dari 300 sebaiknya menggunakan pemanas LPG/kompor. Selama 1-10 hari pemanas harus tetap dinyalakan.

7. Masa Pembesaran
Pada masa ini peternak sudah bisa mulai santai tetapi jangan sampai lengah. Pada masa pembesaran ayam sudah bisa dilepas di kandang umbaran. Pemberian pakan dan minum harus baik. Kebersihan kandang termasuk wadah pakan dan minum jangan lupa dibersihkan. Karena rawan tersebar penyakit yang akan menyerang ayam joper. Lebih baik lagi jika anda mempunyai obat probiotik yang merupakan cairan khusus pembersih kandang. Menggunakannya juga simple hanya dengan disemprotkan.

Keutungan Budidaya Ayam Joper, Balik Modal Dalam Waktu Relatif Singkat

8. Panen
Ayam joper dapat dipanen ketika sudah berumur 60 sampai 75 hari, tergantung pada bobot berapa ayam joper akan dijual. Pada fase ini anda harus sudah menemukan pembeli atau penadah karena kalau sampai telat sehari saja akan berpengaruh pada keuntungan budidaya ayam joper. Akan lebih baik jika anda sudah berkerja sama dengan penadah dari jauh-jauh hari. Kerja sama dengan pemilik usaha kuliner juga sangat mungkin dilakukan. Hal ini untuk mencegah keterlambatan yang tentunya juga berpengaruh pada bertambahnya pos makanan.

Keutungan Budidaya Ayam Joper, Balik Modal Dalam Waktu Relatif Singkat

Sebagai gambaran untuk anda yang baru akan memulai usaha budidaya ayam joper, inilah detail keuntungan budidaya ayam joper yang akan anda dapatkan. Sebagai pemula, ayam joper yang akan anda beli diasumsikan berjumlah 100 ekor, maka modal awal hitung-hitungannya adalah sebagai berikut ini :

  • ·      DOC 100 ekor = Rp540.000,-
  • ·        Voer awal 4 sak = Rp1.600.000,-
  • ·        Probiotik = Rp45.000,-
  • ·        Listrik = Rp50.000,-
  • ·        Sekam = Rp45.000,-
  • ·        Susut kandang = Rp30.000,-
  • ·        Vitamin = Rp30.000,-
  • ·        Biosecurity = Rp75.000,-
  • ·        Koran/kertas bekas = Rp15.000,-
Jadi modal awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha budidaya ayam joper adalah Rp2.430.000,-. Jika fcr 2.2 maka hasil panen kurang lebih adalah 90 kg sedangkan harga ayam joper per kilo sekitar Rp33.000,- maka hasilnya adalah Rp2.970.000,-. Jadi keuntungan yang didapat dari 100 ekor ayam joper adalah Rp540.000,-. Jadi intinya keuntungan akan makin berlipat jika modal juga diperbesar.

Demikianlah serangkaian tips serta perhitungan keuntungan budidaya ayam joper agar hasilnya semakin maksimal pastinya. Salam semangat serta sukses selalu dalam berwirausaha ya!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel