Makanan dan Vitamin untuk Budidaya Belut

Menjalankan sebuah bisnis budidaya belum memang sangatlah mudah untuk dilakukan bagi orang yang tahu cara melakukannya. Anda membutuhkan waktu hingga 7 bulan untuk bisa membesarkan belut sampai dengan panen dari bibit yang berusia 1 hingga 3 bulan. Untuk lebih mempercepatnya, maka Anda pun bisa melakukannya menjadi 4 bulan. Kunci sukses dalam budidaya belut yaitu pemberian pakan dan vitamin untuk budidaya belut yang memang harus diperhatikan dengan sebaik mungkin.

Makanan dan Vitamin untuk Budidaya Belut


Secara alamiah, hewan belum membutuhkan makanan berupa jenis binatang berukuran kecil yang hidup di dalam air. Ada banyak jenis makanan yang dapat untuk Anda berikan kepada hewan belut untuk lebih mempercepat perkembangannya. Untuk mengetahui makanan dan vitamin apa yang tepat untuk budidaya belut, maka Anda dapat mengetahuinya melalui ulasan berikut:

1.   Pemberian Suplemen Atau Vitamin

Pemberian suplemen atau vitamin pada belut bertujuan untuk meningkatkan ketahanan dari hewan belut itu sendiri agar terhindarkan dari yang namanya serangan penyakit. Untuk membuatnya pun juga mudah, seperti berikut ini:


  • Langkah pertama yang harus Anda persiapkan yaitu larutan biang.
  • Bahan-bahan yang Anda butuhkan berupa seperti ½ Em Tani 1, 10 liter air, gula opasir 1 ons dan dedak halus 2 ons.
  • Campur seluruh bahan dan aduk dalam ember, lalu tutuplah hingga rapat.
  • Tempatkan ember jauh dari paparan sinar matahari secara langsung dan jauhkan dari air hujan.
  • Simpan ember tersebut selama 3 minggu dan setiap harinya goyang-goyangkan ember dan jangan mengaduknya.
  • Apabila bau sudah berubah seperti tapai, sedikit berbusa dan warna berubah menjadi kecoklatan, maka biang ini telah jadi.
  • Saring cairan biang terlebih dahulu sebelum Anda menggunakanya.
  • Jika warnanya berubah menjadi hitam, dan berbau bacin, maka hal ini bertanda bahwa bakteri sudah mati dan larutan biang ini tidak diperbolehkan untuk digunakan lagi.
  • Langkah berikutya yaitu dengan membuat suplemen. Bahan-bahan yang Anda gunakan untuk pembuatan suplemen seperti temulawak 1½  kg temulawak, kunyit ½ kg, kencur ½ kg dan temu ireng ½ kg.
  • Bahan-bahan di atas di parut maupun di blender. Kemudian saring dan ambil airnya.
  • Tambahkan larutan biang 1 liter, gula pasir 1 ons, air kelapa 5 liter dan air cucian beras 5 liter.
  • Aduk hingga keseluruhan bahan tercampur hingga merata.
  • Setelah difermentasi 1 minggu, maka suplemen sudah dapat digunakan.
Makanan dan Vitamin untuk Budidaya Belut

Bagaimana? Mudah bukan proses pembuatan vitamin untuk budidaya belut. Penting diperhatikan dengan baik, bahwa untuk dosis pemakaian yaitu setiap 1 m2 dengan luas kolam 100cc dan dicampur air sebanyak 1 liter. Sedangkan pemberian vitamin sangat baik dilakukan pada sore hari seminggu sekali dan diberikan sebelum belut diberi pakan.

Akan tetapi untuk belut yang dibudidayakan pada lumpur, maka untuk pakan diberikan di hari berikutnya sesuai dengan jadwal makanan. Namun jika Anda membudidaya belut tanpa lumpur, maka Anda bisa memberikannya pada pagi harinya dan airnya dengan air yang baru. Selama pemberian vitamin tersebut, belut dapat Anda puasakan terlebih dahulu hingga pergantian dilakukan pergantian air.

Makanan dan Vitamin untuk Budidaya Belut

Selain pemberian vitamin, hal lain yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan dalam membudidayakan belut yaitu perihal pakan yang diberikan. Pakan harus bisa disesuaikan pada kebutuhan hidup dari si belut itu sendiri. pertumbuhan belut tidak akan berjalan dengan optimal apabila pemberian pakan tidak memiliki kandungan nutrisi yang sesuai. Ada beberapa jenis pakan belut yang harus Anda berikan, diantaranya yaitu:

1.   Ikan
Ikan menjadi pakan pertama yag memiliki kandungan protein yang sangatlah tinggi. Untuk jenis ikan yang diberikan dapat berupa seperti ikan rucah dan untuk harga yang ditawarkan pun juga sangatlah rendah, sehingga tidak akan membuat Anda mengeluarkan banyak biaya untuk pakan belut. Pemberian pakan berupa ikan harus diberikan saat ikan masih segar, atau bisa jadi dalam kondisi kering maupun dalam bentuk sudah menjadi tepung. Apabila Anda ingin memberikan ikan rucah segar, maka cara yang dapat Anda lakukan yaitu dengan mencacahnya terlebih dahulu, hal ini bertujuan agar belut mudah mencernanya.

2.   Bekicot
Bekicot akan sangat mudah Anda temukan di area persawahan atau perkebunan. Apabila Anda ingin memberikan makanan berupa bekicot, maka Anda harus membuang cangkangnya terlebih dahulu. Setelah itu Anda dapat mencincang daging bekicot menjadi kecil-kecil. Dengan cara ini, maka belut aka lebih mudah dalam mencerna makanan berupa bekicot yang Anda berikan.

3.    Keong Mas
Keong mas memiliki kandungan nutrisi yang begitu sangat besar, sehingga sangat baik untuk diberikan kepada belut sebagai makanan dan vitamin untuk budidaya belut. Untuk pemberian makanan berupa keong mas juga sama seperti pemberian pakan berupa bekicot, karena Anda harus membuang cangkang atau kulit dari keong mas dan mencincang daging keong mas menjadi kecil-kecil supaya belut dapat mencernanya.

4.   Cacing Tanah
Cacing tanah memang menjadi makanan yang sangat berpotensi tinggi,. Sedangkan untuk jenis cacing tanah sangat mudah sekali Anda temukan di tanah-tanah yang lembab, tanah yang memiliki kandungan berupa bahan organik. Sedangkan hewan cacing tanah menjadi hewan yang memiliki perkembangan yang cukuplah cepat dan mudah untuk dipelihara.

5.   Pakan Dari Alam
Untuk pemberian pakan alami bisa juga dilakukan melalui alam seperti protozoa, kplankton, cacing kecil maupun berbagai jenis micro yang lainnya. Untuk pemberian pakan alami ini dilakukan dari proses pembusukan dari bahan-bahan alami, misalnya seperti kotoran ternak, jerami, batang pisang dan yang lainnya. Dalam pemberian pakan alami ini, maka Anda tidak perlu lagi memberikan pakan kepada belut, karena pakan alami ini telah disediakan oleh alam dan hal ini mampu menutrisi tubuh belut. Setelah minggu ke 3, maka pakan tambahan pakan untuk bibit belut haruslah Anda perlukan, hal ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan sekaligus perkembangan dari bibit belut tersebut.

Untuk pemberian pakan belut bisa Anda berikan berupa pakan alami maupun jenis pakan buatan. Akan tetapi perlu untuk diperhatikan dengan baik, bahwa untuk pemberian makanan haruslah Anda perhatikan dengan baik ukurannya, karena mengingat mulut belut juga sangatlah kecil, sehingga pemberian makanan dan vitamin untuk budidaya belut juga harus berukuran kecil. Jika ukuran makanan lebih besar dari mulutnya, maka hal ini akan menjadikan belut kesulitan untuk memakannya.

Makanan dan Vitamin untuk Budidaya Belut

Pemberian pakan belut juga tidak boleh dilakukan dengan cara yang sembarangan, untuk itu, perhatikan beberapa hal penting berikut ini:

1.   Waktu
Waktu yang tepat untuk memberikan pakan kepada belut yaitu di sore hari. Hal ini dikarenakan pada malam hari, kisaran jam 21.00 hingga 23.00 malam, biasanya belut akan mencari makanan.

2.    Jumlah Pakan
Pemberian jumlah pakan yaitu kisaran 5% dari total bobot belut yang telah Anda sebar selama minggu yang ke 3 dan ke 4.
Itulah tata cara pemberian pakan dan vitamin untuk budidaya belut yang harus diperhatikan dengan baik jika memang Anda ingin mencapai keberhasilan dalam membudidaya belut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel