Obat Budidaya Udang Vaname Agar Lebih Sehat dan Panen Lebih Cepat


Udang vaname atau yang disebut udang vannamei adalah udang yang berasal dari daerah iklim sub tropis. Sifat udang vaname memiliki ukuran lebih kecil jika di bandingkan dengan udang windu. Tingkat pertumbuhan udang vaname lebih cepat dan responsif terhadap makanan.
Obat Budidaya Udang Vaname Agar Lebih Sehat dan Panen Lebih Cepat


Di Indonesia, jenis udang vaname mulai banyak di lirik untuk dibudidayakan. Tingkat permintaan pasar yang tinggi, seperti Amerika Serikat membuat udang vaname dibudidayakan di tambak-tambak. Karakter udang vaname memiliki sifat ketahanan yang kuat terhadap serangan hama maupun penyakit. Pada budidaya, hama maupun penyakit menjadi ancaman terbesar.

Obat Budidaya Udang Vaname Agar Lebih Sehat dan Panen Lebih Cepat
Selain ancaman hama maupun penyakit, kondisi lingkungan tambak udang memasuki era intensifikasi cenderung memburuk. Komposisi penebaran benur yang tinggi membuat pemberian pakan pun harus tinggi sehingga membuat dasar tambak menjadi bertumpuk oleh sisa-sisa pakan dan feses. Akibatnya, kualitas air dan kondisi tambak mudah rusak dan dapat mengganggu kesehatan udang.


Obat Budidaya Udang Vaname Agar Lebih Sehat dan Panen Lebih Cepat
Tanpa menggunakan obat-obatan untuk membantu mencegah serangan hama dan penyakit, menigkatkan kualitas air dapat dipastikan budidaya udang vaname akan gagal. Berikut ini obat budidaya udang vaname yang dapat membantu mencegah serangan hama dan penyakit maupun memperbaiki kondisi lingkungan :

Serbuk Batu Alami
Jenis obat budidaya udang vaname yang pertama dibahas adalah serbuk batu alami. Saat ini penggunaan serbuk batu alami yang memiliki kandungan SiO2, Al2O3, FE2O, CaO, MgO, K2O, dan kandungan mineral pada sektor perikanan khususnya tambak udang semakin dikenal. Jenis obat serbuk batu alami memiliki fungsi untuk membantu menyerap zat-zat beracun, seperti amoniak, hidrogen sulfida, logam berat jenis mangan dan merkuri, serta logam alkali.

Serbuk batu alami di buat dan memiliki tekstur rongga-rongga yang saling berhubungan seperti lorong kosong. Obat ini memiliki sifat mampu menyerap zat-zat beracun sehingga dapat menstabilkan kualitas air hingga dasar tambak selama berlansungnya pemeliharaan udang. Selain itu, obat ini memiliki fungsi mengembalikan kesuburan lahan tambak dengan cara merangsang pertumbuhan plankton sebagai dampak komposisi unsur makro dan mikro yang terkandung.

Aturan pemakaian serbuk batu alami jika digunakan untuk memperbaiki kondisi lahan tambak setelah panen, takarannya 500 hingga 100 kg/ha. Jika diperlukan untuk menyerap zat-zat beracun dalam tambak saat masa pemeliharaan, dosis yang dipakai 250 hingga 500 kg saat penebaran benur 20 ekor dan diberikan setelah 20 hingga 40 hari. Sedangkan pada tingkat padat benur 30 ekor dosis yang digunakan 500 hingga 1000 kg/ha setelah 20 hingga 30 hari penebaran benur.

Bakteri Pengurai
Sisa pakan maupun feses udang termasuk ke dalam ganggang atau plankton mati yang tertumpuk pada dasar tambak akan mengalami pembusukan sehingga menghasilkan gas beracun, seperti amoniak, hidrogen sulfida, dan jenis zat racun lainnya. Cara mempercepat proses penguraian bahan-bahan organik sehingga menjadi siklus nitrogen dan sulfur dengan cara memberikan bakteri pengurai ke dalam tambak udang vaname.

Obat Budidaya Udang Vaname Agar Lebih Sehat dan Panen Lebih Cepat
Memberi kandungan bakteri pengurai secara rutin akan membuat kualitas air dan dasar tambak udang vaname menjadi stabil. Akibatnya, pertumbuhan bakteri patogen yang menyerang udang dapat di minimalisir. Beragam jenis produk bakteri pengurai beredar di pasaran hampir semuanya mengandung bakteri, seperti bakteri Bacillu subtilis, Nitromas, Nitrobacter, Aeromonas, Cellulomonas, dan kandungan enzim pengurai, seperti protease, amylase, lactase, lifase, dan hemicellulase.

Setiap produk bakteri pengurai memiliki dosis penggunan yang berbeda-beda. Misalnya, Aquazyme dosis yang digunakan 5 kg/ha, Bacteri Natural 9 & 10 dosis yang di anjurkan 2 hingga 3 kg/ha yang diberikan saat proses penjemuran tanah. Saat masa pemeliharaan, dosis penggunaan Aquazyme sekitar 5 kg/ha tiap 30 hari. Sedangkan Bacteri Natural memiliki dosis kisaran 2 hingga 4 kg/ha setiap 20 hari.

Sebagai catatan, sangat dianjurkan penggunaan bakteri pengurai tidak digunakan secara bersamaan waktu dengan penggunaan bahan kimia, seperti disinfektan, antibiotika, formalin, malachite green, bioiodine, coperin, potasium dan jenis bahan kimia lainnya. Jarak waktu penggunaan paling sedikit 5 hari setelah proses pergantian air.

Multivitaimin
Tambak udang vaname pun perlu vitamin untuk masa pertumbuhan. Udang yang kekurangan vitamin akan berakibat mudah terserang penyakit. Pasalnya, udang sedikit sulit mendapatkan vitamin dari pakan alami maupun pakan buatan sehingga vitamin B dan C perlu di tambahkan.

Obat Budidaya Udang Vaname Agar Lebih Sehat dan Panen Lebih Cepat

Beragam produk vitamin banyak diperjualbelikan di pasar. Contoh produk multivitamin, seperti stroner dan prohepa. Dosis penggunaan stroner adalah 30 sampai 50 gram setiap 20 kg pakan yang akan di berikan. Sementara itu, multivitamin prohepa aturan pemakaiannya 50 sampai 100 gram di barengi 10 hingga 20 butir telur atau jus kerang untuk setiap 20 kg pakan yang akan di berikan. Aturan penggunaannya, sebelum memberikan vitamin yang di campur dengan pakan, diamkan terlebih dahulu selama 30 menit supaya vitamin menyerap secara rata pada pakan.

Selain untuk proses pertumbuhan, multivitamin juga memiliki fungsi untuk membantu proses pembentukan warna pigmen pada tubuh udang. Obat budidaya udang vaname, seperti Brightamin dan Anti Blue Color. Kedua obat itu mengandung multivitamin dan kartenoid serta enzim dengan dosis pemakaian Brightamin 30 sampai 50 gram setiap 20 kg pakan. Sedangkan Anti Blue Color dengan dosis 100 hingga 200 gram setiap 20 kg pakan.

Bacterice, Accidental, dan Fungicide
Pada tambak udang masa pemeliharaan seringkali ditemukan anggota tubuh udang yang tidak normal, seperti ekor mengalami pembusukan, bagian antena putus, warna insang abnormal, kaki putus maupun rangka tubuh ditumbuhi tumbuhan lumut dan jamur.

Untuk mencegah hal tersebut, beragam produk obat budidaya udang vaname tersedia di pasaran, seperti Fabcide G-50, Biodine 2.000, Bromo sept 50 hingga BKC 50 berfungsi untuk membunuh bakteri, virus, dan protozoa serta dapat membasmi pertumbuhan plankton di waktu malam hari.

Masalah pertumbuhan plankton dapat dicegah dengan menggunakan obat yang bersifat algacide, seperti Copperin dan Copper Control. Tidak hanya mencegah pertumbuhan plankton, penggunaan algacide dapat membantu merangsang proses udang berganti kulit.

Obat Perangsang Phytoplankton
Tambak udang yang minim unsur hara, maka pertumbuhan phytoplankton menjadi terhambat. Solusinya, kandungan hara air tambak harus ditambah dengan cara menaburkan tepung ikan sejumlah 5 hingga 10 kg/ha atau zat urea dan TSP dalam dosis yang tidak berlebihan.

Selain itu, dapat menggunakan Algae Grow, bahan tersebut memiliki kandungan nutrien salt yang memiliki unsur hara yang diperlukan phytoplanton. Berikan di saat air dalam kondisi jernih atau terjadinya perubahan warna air.

Obat Pemberantas Hama
Tidak hanya kondisi lingkungan maupun penyakit, hama juga sering menyerang pertambakan udang. Ikan-ikan liar sering kali masuk ke dalam tambak udang melalui saluran air. Selain memangsa udang, hama pun sebagai pesaing dalam berebut pakan. Untuk membasmi hama tanpa mengganggu udang, tersedia obat seperti Rotenon 0,5% dengan dosis pemakaian 0,5 ppm. Kandungan saponin berkisar 10 hingga 15% pada ampas teh yang sudah dipisah minyaknya dengan dosis pemakaian 10 sampai 150 kg/ha.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel