Cara Budidaya Ikan Gabus Agar Cepat Besar

Ikan gabus adalah jenis ikan air tawar yang habitas aslinya pada rawa-rawa, waduk, dan sungai. Budidaya ikan gabus agar cepat besar untuk saat ini menjadi peluang usaha yang tergolong menjanjikan. Sebab, budidaya ikan gabus masih sangat minim di kalangan masyarakat.

Cara Budidaya Ikan Gabus Agar Cepat Besar

Pemasok budidaya ikan gabus terbesar masih di pegang oleh Kalimantan. Proses budidaya ikan gabus agar cepat besar tergolong sangat mudah, karena ikan gabus mempunyai kelebihan proses untuk pembibitan. Teknik pemijahan ikan gabus terdiri dari dua cara, yaitu cara buatan dan cara alami.  
Ikan gabus dapat hidup pada lingkungan tanpa air, sebab ikan gabus memiliki sistem pernafasan yang dinamakan Labirin yang berfungsi untuk menghirup Oksigen pada alam bebas sehingga jenis ikan ini sangat cocok dan mudah untuk di budidayakan dalam berbagai kondisi air.
Di dalam budidaya ikan gabus agar cepat besar, terdapat beberapa langkah yang menjadi fokus perhatian agar budidaya ikan gabus dapat berjalan maksimal dan lancar. Berikut ulasan cara budidaya ikan gabus agar cepat besar :

Pemilihan Induk Ikan Gabus
Pada poses pemilihan induk ikan gabus sangat penting untuk di perhatikan untuk membedakan antara induk gabus jantan maupun induk gabus betina. Sebaiknya, pilih jenis induk gabus yang sehat, lincah, dan tidak ada kecacatan fisik. Proses pemilihan induk gabus jantan maupun induk gabus betina dapat dikenali dengan cara melihat bentuk fisiknya.

Cara Budidaya Ikan Gabus Agar Cepat Besar
Induk gabus jantan memiliki ciri kepala berbentuk oval, warna tubuh gelap, memiliki lubang genital memerah, dan saat di urut akan mengeluarkan cairan berupa benih. Sedangkan, ciri induk gabus betina memiliki bentuk kepala lebih bulat jika di bandingkan dengan induk gabus jantan, memiliki warna tubuh lebih terang, bentuk perut membulat,  memiliki tekstur lembek saat di sentuh, dan jika di urut akan mengeluarkan telur.

Teknik Pemijahan Ikan Gabus
Pada proses pemijahan ikan gabus, terlebih dahulu persiapkan bak beton denganukuran 7 x 4 x 2 meter, sebelumnya keringkan bak selama tiga hari. Setelah proses pengeringan, dapat di mulai pengisian air dengan tinggi 50 cm  dan biarkan air tetap dalam keadaan mengalir saat proses pemijahan. Tutup permukaan bak ikan gabus menggunakan jenis tanaman air, seperti eceng gongok yang dapat membantu mempercepat proses eksitasi pemijahan.

Cara Budidaya Ikan Gabus Agar Cepat Besar

Siapkan 30 ekor induk gabus jantan dan 30 ekor induk ikan gabus betina dan masukan ke dalam bak berisi air serta biarkan proses pemijahan berjalan secara alami. Saat induk gabus betina mulai bertelur, ambil bagian telur dengan menggunakan skupnet berjaring halus dan pisahkan ke dalam akuarium untuk proses penetasan. Saat proses pemijahan berjalan, pastikan untuk mengontrol kondisi air setiap harinya. Induk ikan gabus betina umumnya mampu menghasilkan telur 10.000 hingga 11.000 telur.

Penetasan Telur Ikan Gabus
Setelah induk ikan gabus betina melewati proses bertelur, maka persiapkan akuarium dengan ukuran 65 x 45 x 45 cm. Pastikan cuci terlebih dahulu dan biarkan proses pengeringan selama dua hari. Ketinggian air pada akuarium sekitar 40 cm dan pasang 2 buah aerator beserta pemanas mencapai 28 derajat celcius. Masukkan telur-telur tersebut dengan kepadatan 4 hingga 6 butir per centimeter persegi hingga menetas.

Cara Budidaya Ikan Gabus Agar Cepat Besar
Umumnya proses penetasan berlangsung dalam kurun waktu 24 jam. Setelah melewati proses penetasan akan menjadi larva, saat masih dalam rupa larva tidak di perlukan makanan, sebab sudah memiliki cadangan makanan hingga mencapai umur dua hari.

Pemeliharaan Larva Ikan Gabus
Proses pemeliharaan larva ikan gabus di mulai dari usia 2 hari hingga usia 15 hari pada akuarium tempat dimana melewati proses penetasan. Tingkat kepadatan harus di atur hingga 5 larva per liter air dan berikan makanan berupa nauplii Artemia setiap 3 kali sehari.
Dalam menjaga kualitas air akurium, lakukan pergantian air akuarium secara rutin agar kualitas air bebas dari kotoran dan sisa-sisa makanan. Proses pergantiaan ada baiknya dilakukan dengan mengganti setengah dari volume air akuarium.


Persiapan Kolam
Dalam budidaya ikan gabus agar cepat besar, sebelumnya harus mempersiapkan kolam ikan dengan dinding bermaterial beton berukuran 2 hingga 5 meter. Sebelum di gunakan, biarkan kolam ikan melewati proses pengeringan terlebih dahulu selama seminggu. Saat proses pengeringan selesai, ratakan dasar kolam ikan dengan dibalut tanah dicampur dengan kotoran ternak setebal 30 cm dan taburkan pupuk kapur pada permukaan kolam ikan sebelum di lapisi dengan pupuk kompos. Proses ini berlangsung selama 3 hari hingga kondisi pupuk larut pada tanah. Proses ini memiliki tujuan untuk menghadirkan jenis hewan seperti plankton, kutu air, dan tumbuhan lumut yang dijadikan bahan makanan alami ikan gabus.
Isi kolam ikan dengan tinggi air 50 cm tanpa pengaliran dan diamkan selama seminggu. Kemudian, isi kolam ikan dengan ketinggian mencapai 100 cm dan bibit ikan gabus siap untuk di tebar.

Penebaran Bibit Ikan Gabus
Bibit ikan gabus dinyatakan siap untuk di tebar saat memasuki umur dua minggu. Proses penebaran bibit gabus sebaiknya dilakukan saat pagi hari atau malam hari, sebab pada waktu tersebut kondisi air dalam keadaan stabil. Perlu di ingat, proses penebaran usahakan tidak dilakukan secara bersamaan, masukan bibit ikan gabus pada wadah yang berisi air kolam terlebih dahulu agar ikan gabus terbiasa dengan habitat barunya sehingga ikan gabus tidak mudah stress saat dilakukan proses penebaran pada kolam ikan.

Pemberian Pakan
Beragam macan jenis pakan untuk ikan bertebaran di pasar. Namun, jenis pakan untuk ikan gabus harus memiliki kandungan berupa protein cukup. Pakan untuk ikan gabus mudah di dapatkan di toko peternakan. Selain itu, ikan gabus pun perlu memiliki asupan pakan alami berupa ikan teri, udang kecil, daging ampas telur, anak rayap maupun jenis semut rangrang.
Selain itu, usahakan berikan pakan pelet yang mengandung banyak protein, lemak, dan karbohidrat dengan komposisi 15 persen kandungan protein, 15 persen kandungan lemak, serta 10 persen kandungan karbohidrat.
Adapun untuk membuat pakan alami budidaya ikan gabus agar cepat besar dengan mencampurkan antara ikan teri dengan komposisi 20 persen, ampas tahu komposisi 20 persen, komposisi dedak 20 persen, dan komposisi jagung kisaran 10 persen. Semua bahan tersebut direbus lalu digiling, aduk hingga merata. Proses terakhir adalah penjemuran hingga kering sampai pakan siap untuk di berikan pada ikan gabus.

Masa Panen Ikan Gabus

Cara Budidaya Ikan Gabus Agar Cepat Besar

Hal yang di tunggu-tunggu saat budidaya ikan gabus agar cepat besar adalah masa panen. Proses panen ikan gabus dilakukan sesuai dengan permintaan pasar. Dalam proses panen tidak dilakukan secara bersamaan, namun dilakukan secara bertahap. Pasalnya, jika proses panen dilakukan secara bersamaan dapat mengakibatkan ikan gabus mengalami stress bahkan dapat berakibat kematian secara masal.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel