Langkah - langkah untuk budidaya cacing sutra di Kolam terpal

Usaha Budidaya atau penangkaran Ikan - ikanan pasti sudah sering kali kita dengar dan kita lihat cara budidayanya. Namun untuk Budidaya cacing sutra di kolam terpal sepertinya masih belum telalu familiar ya. Sebenarnya bagaimana sih budidaya Cacing sutra di kolam terpal itu? Bagaimana caranya dan tips supaya sukses mengembangkan Budidaya Cacing sutra itu. Berikut ini adalah pemaparan dan juga penjelasan bagaimana cara budidaya cacing sutra di kolam terpal yang baik.


Langkah - langkah untuk budidaya cacing sutra di Kolam terpal


Cacing sutra atau lebih sering di sebut dengan cacing darah atau cacing rambut adalah binatang kecil dengan ukuran 1 sampai 3 cm. Cacing jenis ini biasa hidup berkelompok mirip beberapa binatang seperti semut atau lebah. Cacing sutra memiliki tempat tinggal dengan perairan yang jernih dan kaya akan bahan organik. Dikarenakan mengandung protein yang tinggi dan sedikit lemak , cacing ini biasanya sering di gunakan sebagai pakan beberapa jenis ikan hias seperti ikan cupang atau ikan louhan.

Di
sini kita akan bahas  bagaimana cara budidaya cacing sutra di kolam terpal, mulai dari langkah persiapan hingga cacing sutra siap untuk di panen.

1. Persiapan Awal

Hasil tergantung dari persiapan adalah kata kata yang memang terbukti , persiapan yang matang dan maksimal akan mempengaruhi hasil yang baik juga. Disini kita akan mempersiapkan mulai dari bahan , alat , dan segala penunjang untuk membudidayakan cacing sutra ini.

Ada beberapa media dan alat  yang bisa di pakai untuk membudidayakan cacing sutra seperti :

Langkah - langkah untuk budidaya cacing sutra di Kolam terpal

Nampan /Terpal : Tempat kecil seperti nampan bisa kalian gunakan bagi kalian yang sedang mencoba atau bisa di bilang orang awam dalam pengembang biakan hewan ini. tetapi pengembang biakan menggunakan media nampan mempengaruhi jumlah sedikit atau banyaknya cacing bisa di budidayakan.

Nampan Besar / Kolam kecil : Jika kalian sudah menguasai dengan baik, maka bagaimana cara mengembangbiakan cacing ini , nampan besar / kolam kecil bisa jadi solusi untuk memperbanyak jumlah cacing yang bisa di hasilkan .

Langkah - langkah untuk budidaya cacing sutra di Kolam terpal


Kolam lele / Kolam besar : Untuk media yang satu ini boleh di coba buat kalian yang memang sudah siap menjadi pengusaha cacing sutra , karena jumlah yang banyak dalam pengembang biakan cacing, efisiensi dalam bekerjapun akan lebih ringan karena kita bisa mengembang biakan cacing dalam skala banyak di 1 atau 2 kolam sekaligus.


Pipa Paralon : Pipa paralon ini merupakan alat penting penunjang bagi para pembudidaya cacing sutra.  karena pipa paralon ini berfungsi untuk mengaliri air ke dalam kolam / nampan cacing sutra yang membaut seolah olah menjadi pensuplai air bersih dan juga oksigen kedalam kolam. 

Ember plastik, seser, saringan plastik : 3 alat ini akan sangat membantu kita disaat memindahkan ataupun ketika akan panen cacing sutra nanti.

Pompa air, kalau ini adalah alat investasi terbesar jika kita berbisnis dalam cacing sutra, karena apa? Karena alat ini akan membantu kita memindahkan air ataupun pengaliri air kedalam bak penampung ataupun kolam penampung tempat kolam sutera berada. 
Sebetulnya bisa saja kita mengguanakan cara tradisional dengan membuat tempat penampungan lebih rendah dari sumber air , akan tetapi cara ini sudah jarang di pakai, karena selain tenaga yang di gunakan lebih besar , keterbatasan tempat pengembangbiakan menjadi faktor kenapa para pengusaha cacing sutra ini menggunakan pompa air untuk menyedot dan mengalirkan air
- airnya.

Baskom / tempat penampungan kecil : kalau untuk alat ini bisa dibilang optional karena bisa menggunakan ini atau tidak juga tidak apa - apa.

2. Tahap Persiapan Bibit

Pada tahap persiapan pengembang biakan ini yang pertama kali di lakukan adalah mencari bibit atau indukan dari cacing sutra. Bibit / indukan cacing sutra bisa di cari di pengembang lain atau di tempat lain yang menjual pakan ikan hias atau bahkan bisa kita dapatkan secara gratis di parit atau tempat-tempat yang biasa cacing sutra tumbuhi.

Langkah - langkah untuk budidaya cacing sutra di Kolam terpal


Dalam pembibitan Budidaya Cacing Sutra ini lebih baik sebelum di kembang biakan, ada baiknya dilakukan karantina. karantina bibit ini dilakukan supaya dapat menghasilkan bibit unggul agar pengembang biakannya cukup baik. cara mengkarantinanya yaitu:

Cacing disimpan di tempat nampan lalu dialiri air bersih selama kurang lebih 2 hingga 3 hari dengan debit dan tekanan air yang kecil tapi kandungan oksigen hatus cukup. Cara ini juga dapat di katakan ampuh untuk membasmi bakteri-bakteri patogen yang nanti akan menghambat pertumbuhan cacing sutra itu sendiri.

3. Pengembangbiakan

Budidaya cacing sutra di terpal atau ebih di kenal dengan sistem  Semi Closed Resirculating System (SCRS) . Yaitu sebuah cara atau sistem dimana akan irit air karena dengan cara SCRS membuat air yang telah di gunakan di putar kembali untuk pengairan cacingnya.  Dan penambahan volume air akan di lakukan ketika volume air berkurang karena penguapan atau lainnya.  Yang perlu diketahui budidaya cacing sutra di kolam terpal ini memiliki beberapa keuntungan seperti:

Langkah - langkah untuk budidaya cacing sutra di Kolam terpal
·     
     Lebih irit dalam penggunaan air : Seperti yang sudah di jelaskan di atas cara SCRS ini akan irit air karena air akan di putar kembali  sehingga debit air yang di butuhkan akan tetap.
·        Menghemat pengeluaran obat obatan atau probiotik: penghematan ini perlu dilakukan karena, obat yang kita berikan menggunakan media air akan di putar kembali  sehingga tidak perlu untuk penggunaan obat yang banyak.

·       Irit lahan, nah Ini juga, adalah keuntungan yang membuat pera pengembang biak cacing sutra senang, karena tidak membutuhkan lahan yang besar , cukup di pekarangan rumah dengan menggunakan meja susun bisa membuat rumah peternakan cacing sutra.

4. Penebaran benih /bibit
Penebaran bibit cacing indukan dilakukan sebanyak kurang lebih 10 gelas (2-3 liter) jika di dalam kolam, selanjutnya di rendam dan di aliri air dengan ketinggian 5-7 cm.  Penebaran harus secara merata dan diusahakan selama proses budidaya selalu di aliri air  dari pipa dengan debit 2-5 Liter/detik.

5. Pemupukan
Sama seperti kebanyakan pembudidayaan hewan lain, budidaya cacing sutra juga membutuhkan pupuk dan vitamin untuk mempercepat atau pun menghasilkan hasil yang baik, tak terkecuali cacing sutra ini. caranya lahan di pupuk menggunakan dedak halus atau ampas tahu yang banyak dengan menyesuaikan atau dengan pupuk kandang kurang lebih 300 gram / m2 . Cacing sutra sangat menyukai bahan organik seperti yang di sebutkan tadi sebagai bahan makanan cacing sutra


6. Pemeliharaan
Dan tahap ini bisa dikatakan sebagai tahap yang lebih ringan dibanding tahap persiapan di atas, hal itu karena selama dalam masa pemeliharaan cacing sutra kita, adalah hanya dengan menjaga  airnya tetap mengalir kecil dengan ketinggian air pada 5 hingga 10 cm. dimana biasanya pada umur 10 hari bibit cacing sutra mulai tumbuh merata pada seluruh permukaan lumpur kolam. jadi penting untuk jaga debit mengalir air dan jumlah air di setiap kolam / nampan.

7. Panen
Setelah melewati masa - masa perkembang biakan di atas dan menunggu kurang lebih 2 hingga 3 bulan lamanya. sampai akhirnya tiba waktunya cacing sutra sudah bisa dipanen, dan panen berikutnya  bisa dilakukan setiap dua minggu sekali.
Itulah pemaparan cara budidaya Cacing sutra di kolam Terpal, semoga dapat membantu anda yang ingin bewirausaha budidaya cacing sutra.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel